Tag Cloud: suaps...

Saya ditilang yang tidak ada rambu lalu lintas yang jelas

Tanggal Post: 2017-08-19 23:20:03
Instansi/Layanan Publik: Proses Tilang
Suap (dalam Rupiah): 100.00

Bali, 20 Agustus 2017

Pukul 11.35 WIT di pertigaan jalan imam bonjol (Ada pos polisi)

Saya dan kakak kakak saya sedang berlibur di Bali, kamu dalam perjalanan menuju Ubud menggunakan applikasi Google Maps, disitu kami disuruh lurus terus tapi kami mendapatkan lampu merah (jadi kami berhenti) diberhentikan polisi yang bernama DW SUKARMA/ SUKARNA saya lupa, kami disebut melanggar rambu lalu lintas dikarenakan berhenti di lajur kiri yang diperuntukan kendaraan untuk belok secara langsung. Disaat itu saya tidak lalu berkata kepada Pak DW kalo tidak ada plang/rambu yang bertulis "belok kiri langsung" atau sejenisnya. Saya pun mengajak PaK DW ke pertigaan dan menunjukkan ketidakadaan plang tersebut. Namun ia tetap bersih keras, yasudah apa boleh buat, saya pasrah, lalu dibuatkanlah surat tilang meski saya sudah minta maaf dan meminta pengertian beliau karena saya bukan orang sini dan pesawat saya malam ini. Saat menulis, ia menanyakan hal hal yang tidak penting seperti apa perkerjaan saya dsb (untuk apa?) lalu bertanya bagaimana ini dan menawarkan apakah ingin damai saja? Saya pun menolak, begini kira kira percakapannya:

S : Gapapa pak tilang aja

DW : Lah mba bukannya mau pulang malem ini?

S : Iya, tp ntar untuk sidang saya bisa dtg lagi

DW : Kasian dan ribet di mba kan kalo gitu

S : Iya pak tp gapapa kok bener

DW : Saya bisa bantu kok, udah saya aja yang bantu. Saya bantu (mengulang ulang meski sudah dibilang tidak, ia bersih keras "saya saja saya saja" dibantuin kok gak mau.

Di pos tersebut juga terdapat sanksi mata yang melihat saya ditilang pak DW, yaitu ADNYANA (polisi) tapi diam saja hanya melihat sepertinya hal seperti hal ini sering terjadi.

Setelah itu terjadilah penyuapan.

Saya merasa sedih, mengapa korupsi sudah mendarah daging di Indonesia ini dan kepada instansi pemerintah.

<< Lebih Baru | Lebih Lama >>